1. Penggunaan pupuk yang ditabur sangat tinggi, padahal pupuk yang ditabur yang dapat diserap oleh tanaman maksimal 30 % saja, yang artinya terdapat 70 % pupuk yang hilang.
2. Hasil produksi pada saat panen tidak maksimal.
3. Harga jual gabah pada saat panen seringkali rendah .
4. Rendemen yang sulit untuk ditingkatkan.
Untuk merubah kondisi tersebut diatas menjadi :
1. Penggunaan pupuk yang ditabur cukup 50 % dari kebiasaan petani dengan daya serap tanaman menjadi 80 %.2. Hasil produksi pada saat panen akan sangat maksimal.
3. Harga jual gabah dipastikan melebihi dari harga pasar.
4. Rendemen akan meningkat antara 5 s/d. 10 %.
Untuk membuktikan semua itu, kami tawarkan kepada petani padi di seluruh Indonesia untuk mengadakan study banding / temu wicara ke tempat kami KLINIK KONSULTASI PERTANIAN ( KKP ) yang dibina langsung oleh PAKAR BOOSTER ENERGI DAN BOOSTER RENDEMEN INDONESIA.
Peserta diharapkan adalah petani langsung atau kelompok tani dari satu wilayah Kabupaten/Kecamatan/Desa.
Pendaftaran :
Effan Sholeh Wahyudi . email / YM : eswahyudi@yahoo.com . http://petanipadi-effan.blogspot.com
HP. 082143407030
Kapasitas ruang : 40 orang.
Effektif pertemuan : 20 orang.
Penginapan tersedia.

0 komentar:
Posting Komentar